Memoar Sembilan Tujuh
Nov.29, 2008 in
Kampoeng
dinginpun tak sanggup berkata
ketika keagunganmu tiba,
mengusik
mencabik
semak liar terbakar sepi
dinding hitam terpaku
harapan bisu
janganlah cepat berlalu
ranting kembali bersemi
angin tiupkan kepalsuan
tapi ia tetap berharap
esok kamu hadir

