
Sejak beberapa hari menjelang dimulainya pemilu presiden Amerika Serikat hingga terpilihnya Barack Obama – sebagai presiden pertama dengan garis keturunan kulit hitam — menggantikan si “maniak perang” George W Bush, hampir semua media cetak, elektronik dan internet menurunkan porsi pemberitaan dan mengupas lengkap semua sisi pribadi dari calon Partai Demokrat itu. Bahkan hingga kini–setelah hampir seminggu terpilih dengan selisih suara signifikan dari lawannya John McCain—banyak media masih menurunkan pemberitaan Obama. Sepertinya, ia telah “menyihir dunia” dengan menjadi bahan berita yang tiada habis. Setiap pemberitaannya ditunggu-tunggu orang di seantero bumi. Bukan hanya rakyat Amerika, dunia tak terkecuali Indonesia juga mengagumi sosok perubahan ini.