Bagi masyarakat tempo doeloe, menjadi abdi dalem keraton adalah sebuah impian. Mereka tak mempermasalahkan besarnya imbalan atas tenaga dan keringat yang dikeluarkan, sebaliknya terkadang nyawa lebih dipertaruhkan agar dapat mengabdikan diri kepada raja. Mereka hanya berharap satu hal dari keraton, yaitu keberkahan.