Berbagi Bersama Anak Yatim
Tanggal 10 kemarin, perusahaan kami mengadakan buka puasa bersama di masjid Al Akbar, Surabaya. Acara yang diselenggarakan setiap tahun ini dikemas dengan pembacaan Qur’an, ceramah oleh KH Ma’ruf Islamuddin dari pondok pesantren Wali Songo, Sragen, dan ditutup dengan buka puasa bersama sekitar 500 anak yatim.
Keseluruhan acara berlangsung sukses. Mudah-mudahan di tahun depan acara seperti ini dapat lebih semarak dan mampu mengundang lebih banyak lagi anak yatim/piatu dan kaum papa.
Sebagai bahan renungan, andai saja kebersamaan seperti buka puasa ini dilaksanakan pula pada bulan-bulan lain, alangkah indahnya ajaran moral yang bersumber dari puasa ini. Kenyataannya, acara seperti ini (dilaksanakan oleh hampir setiap kantor/perusahaan) lebih banyak muatan seremonial atau formalitas.
Bila dihitung-hitung, dana untuk memenuhi porsi formalitasnya saja mencapai 50% dari total anggaran yang dikeluarkan. Tentu saja akan lebih berguna bila dana (untuk formalitas) tadi dialokasikan untuk mengundang lebih banyak lagi anak yatim dan fakir miskin. Atau bila mungkin melaksanakan acara seperti ini setiap bulan.
Hal ini memang masalah moral. Tanggung jawab moral setiap individu dan perusahaan tidaklah sama. Bahkan tidak ada aturan tertulis yang jelas mengharuskan setiap individu/korporasi untuk melaksanakan tanggungjawab moral membantu kaum miskin.
Namun paling tidak, semoga catatan singkat ini dapat memberi sedikit perenungan bagi kita semua…




Leave a Reply