Celetukan Warung Kopi a-la Seniman
Alkisah, berkumpullah sekelompok orang unik yang terdiri dari seniman, penulis, reporter, dan manusia-manusia aneh lain tak jauh dari keraton Surakarta. Mereka sedang reuni kecil-kecilan di sebuah wedangan HIK–Hidangan Istimewa Kampung–sebutan masyarakat Solo untuk warkop pinggir jalan.
Dalam pertemuan itu, NS, salah seorang penulis top Indonesia yang sejaman dengan Jakop Oetama sekaligus tokoh pers Jawa yang karyanya sulit diinventarisir karena terlalu banyak dan semuanya dijamin hebat, melontarkan pujian kepada istri barunya.
“Istriku yang baru ini sungguh wanita setia dan pengertian,” ungkapnya serius.
Mendengar ungkapan NS yang terkenal cengengesan tetapi bermuka adem, AA (bukan Antasari Azhar lho..) tokoh pers nasional, penulis, sekaligus seniman yang tidak diragukan lagi, hanya tersenyum.
Seorang pendengar yang lain, HNG, yang juga tokoh pers lokal Surakarta tetapi sangat disegani kalangan pers nasional, langsung nyeletuk, “Pengertian bagaimana, bukankah setiap istri memang harus setia di hadapan suaminya”.
HNG tidak pernah bisa berangkat ke Jakarta untuk menyejajarkan diri dengan teman-temannya yang sudah menjadi tokoh nasional hanya karena masalah nasib.
“Maksudmu?” sahut AA sambil tetap dengan mimik khasnya yang selalu mengulum senyum.
“Pengertian dan setia ketika sama-sama melek dan berhadap-hadapan, ketika salah satu tidur atau ketika sedang tidak berduaan,” timpal HNG
“Gini lho maksudnya, setiap usai making love, istriku langsung membersihkan “milikku” dengan waslap hangat,” lanjut NS.
“Lha itu yang dimaksud HNG,” sahut AA. “Yang dilakukan istrimu itu bukan bagian dari kesetiaannya, melainkan itu memang sudah kewajiban yang harus dilakoninya,” sambung AA.
“Bener kamu AA, istriku memang wanita sempurna,” kata NS sambil tersenyum bangga.
“Kamu terlalu over. Maksudku, kewajiban yang selama ini dilakoni istrimu itu bukan tanda kesetiaan, tetapi dia sudah terbiasa melakukannya. Jangan-jangan istrimu itu memang lulusan panti pijat yang harus piawai menyervis kliennya, termasuk aku,” kata AA dengan wajah dingin.
Diceritakan oleh Falah

![Reblog this post [with Zemanta]](http://img.zemanta.com/reblog_e.png?x-id=2a78ab4a-ebf1-4cf7-baf6-7ee25d5c9d3e)

May 22nd, 2009 at 10:59 pm
Hahaha… Ada2 aja
May 23rd, 2009 at 11:16 am
Hahaha
Aya-aya wae
Jadi takut kalo punya istri ampe segitunya
Takut bener lulusan sanggar pelacuran
May 23rd, 2009 at 7:39 pm
kan sudah sepantasnya kalau tugas istri kan melayani suami
masnoer’s last blog post..Islamic Widget
May 24th, 2009 at 7:50 am
hahaha..
ada-ada aja
itulah akibatnya kalah menyombongkan istri
May 25th, 2009 at 3:13 pm
Ha ha ha ha ha ha ha ha……….. Hore…..
May 25th, 2009 at 4:37 pm
Ah..bisa – bisalah Cak Falah Nih…..
mungkin tuh istri memang spesialis pembersih “senjata”he.hhhe
May 25th, 2009 at 4:42 pm
hi..hi… setelah senjata mengkilap lagi… nembaknya makin oke nggak ya?
guskar’s last blog post..Heaven-Train Tickets
May 25th, 2009 at 7:53 pm
beda banget ya.. obrolan seniman dengan obrolan ABG. Dimanapun seniman berada disitupulalah seni itu ada, obrolannya pun nyeni…hi..hi..
May 26th, 2009 at 9:36 am
kalau sejata beneran ya kali…tp senjata yg ini cuma perlu didiemi 1 bln dulu baru joss… he..he
May 26th, 2009 at 11:13 am
hahahah….ada2 aja nih postingannya.
tanahsirah’s last blog post..SAMSUNG LED TV – TV terbaik saat ini
May 26th, 2009 at 8:25 pm
doh…… ternyata….endingnya….
ircham’s last blog post..Cerita Negeri
May 27th, 2009 at 10:15 am
Waduh…AA yang malang
hehe…
HumorBendol’s last blog post..Mayangsari
May 28th, 2009 at 5:39 am
Selamat ya PRnya sudah diupdate.