Adakah hubungan antara Rani Juliani dan Adsense ? Secara harfiah mungkin tidak ada, namun kalau anda melihat blog wanita yang menjadi kunci utama dari kasus yang kini  sedang membelit ketuan KPK, Antasari Azhar, maka dapat sedikit kita kaitkan dengan teknik Search Engine Optimation yang ujung-ujungnya akan meningkatkan penghasilan adsense. Kok bisa ?

Coba saja lihat, berapa sudah komentar yang masuk ke blog itu. Dari hanya 2 posting  yang ada, komentar terakhir yang saya lihat masing-masing mencapai 988 dan 1285 komentar. Fantastis ! Itu belum termasuk jumlah pengunjung yang hanya sekedar melihat-lihat dan tidak  meninggalkan komentar. Bisa disimpulkan trafik blog itu mendadak tinggi berkat blow-up oleh media. Sayangnya si pemilik blog tidak memanfaatkan peluang trafik tinggi itu untuk memperbaiki kontennya, selanjutnya kalau mau ia bisa memanfaatkan untuk mendapat peluang bagus dari google adsense, misalnya.

Wajar memang, karena kasus besar yang sedang dihadapi perempuan mantan caddy golf itu pasti membuatnya tak tenang dan leluasa untuk update blognya (apalagi kalau ia biasa  melakukannya di warnet :) ).

Dalam teknik SEO, apa yang dialami blog Rani adalah berkah yang sebenarnya tidak diharapkan dengan sengaja. Kalau dilihat dari teknik SEO, blog itu sama sekali tidak memenuhi unsur-unsur yang dianjurkan, misalnya konten dan tampilan blog yang tidak menjual. Tetapi dalam kaitan ini kita bisa mengambil kata kunci yang sesungguhnya menjadi jawaban mengapa blog Rani bisa mendatangkan trafik cukup tinggi dan cepat, yaitu sebuah “informasi aktual” yang susah ditemui di blog lain. Orang ingin melihat profil Rani yang tidak ada pada media lain. Orang ingin melihat foto Rani yang mungkin tidak sempat ditampilkan di media cetak/elektronik.  

Nah, bercermin dari masalah ini, kita semakin yakin bahwa salah satu cara jitu menaikan trafik adalah dengan selalu menampilkan informasi-informasi terhangat, aktual, dan unik yang banyak orang  tidak bisa mendapatkannya di blog lain.

Posting Terkait

  • No Related Post